Lompat ke isi utama

Berita

\n

\n<p style="text-align: left
>Berbicara potensi pelanggaran Tindak Pidana Pemilu, banyak potensi yang terjadi disetiap tahapan Pemilu. Kalau di KTT ini politik uang, yang tersusun secara rapi dan terstuktur, sehingga membuat Bawaslu kesulitan dalam melakukan penindakan karena membudaya. Apa yang bisa merubah mindset itu, “Ya kita-kita semua”, ujarnya \nAkibatnya karena hajatan pesta Demokrasi ini, memilih seorang Pemimpin yang kemudian mewakili kita, ini mau tidak mau, suka tidak suka karena sudah menerima pemberian (uang/barang/jasa) maka muncullah Pemimpin semisalnya tidak professional, tidak mempunyai kualitas, dan integritas sehingga imbasnya kembali ke masyarakat, ucapnya.